Kesulitan sering kali merupakan upaya Musuh untuk merampas Anda dari musim berikutnya yang penuh berkat Tuhan dalam hidup Anda. Jika Anda diserang hari ini, Anda perlu melakukan tiga hal ini:

1) Bangkit dan lawan. Anda akan tergoda untuk menarik diri atau menjadi penakut dan pasif, terutama jika Anda telah disakiti. Jangan lakukan itu. Hewan yang terluka hanya mengundang serangan. Setan menyukai tipe pemalu dan penakut, tetapi pejuang sejati mengintimidasinya. Jadi, beranilah dan minta janji itu, ‘Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu’ (Yakobus 4:7).

2) Gunakanlah semua senjata Anda.Alkitab mengatakan, ‘karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng’ (2 Korintus 10:4). Doa adalah senjata – gunakan setiap hari. Dan bergabunglah dalam doa dengan orang lain. Satu orang saja tidak dapat melipatgandakan iman; peningkatan dimulai ketika dua orang berkumpul (Matius 18:19). Pastikan dalam hidup Anda ada pendoa syafaat, karena mereka memiliki pengaruh dari Tuhan. Kitab Suci juga adalah senjata, jadi gunakanlah. ‘dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah’ (Efesus 6:17). Cari tahu apa yang Firman Tuhan katakan tentang situasi Anda, kemudian gunakanlah seperti pedang untuk memenggal kepala Musuh.

3) Cobalah untuk melihat gambaran besarnya. janganlah cepat menyimpulkan, lihatlah melampaui situai dan lihat apakah sesuatu yang baik sedang lahir di dalam diri Anda. Setelah kemalangan datang berkah dan kebaikan, jadi kembalikan pandangan Anda pada gambaran besarnya. Paulus, yang menderita serangan tanpa henti, berkata, ‘Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami’ (2 Korintus 4:17).

Intinya: hari ini Anda bisa menang.

Sumber : Buku Renungan Hari Ini
Edisi : Selasa, 02 Juli 2024