Setelah kita memahami bahwa kasih Tuhan bagi kita didasarkan pada apa yang Kristus telah lakukan bagi kita dan bukan pada apa yang kita lakukan sendiri, pergumulan itu berakhir. Sekarang kita dapat berhenti ‘berbuat’, dan kita dapat melayani Tuhan karena kita tahu Dia mengasihi kita dan bahwa kita tidak perlu berusaha membuat Dia mengasihi kita. Kita tidak lagi takut ditolak oleh-Nya karena kesalahan-kesalahan kita. Ketika kita melakukan sesuatu yang salah, sekarang yang kita lakukan hanyalah bertobat, menerima pengampunan Tuhan, dan kemudian menolak kutukan yang ditimbulkan oleh dosa. Menyadari bahwa kita dikasihi dan diterima meskipun kita tidak sempurna adalah suatu kelegaan! Melayani Tuhan karena kesukaan dan bukan karena kewajiban adalah hal yang sangat melegakan!
Saat Anda menaruh kepercayaan Anda kepada Kristus, Tuhan melihat Anda sebagai orang benar sejak saat itu. Dia tidak menerima Anda karena kinerja Anda, tetapi karena hubungan Anda dengan-Nya melalui Kristus. Dan Anda perlu memutuskan untuk mempercayainya dan berpegang teguh padanya. Joyce Meyer menulis: ‘Kita menjadi apa yang kita yakini; oleh karena itu, saat kita yakin bahwa kita benar di hadapan Tuhan, perilaku kita akan membaik. Kita akan melakukan segala sesuatu dengan benar dan dengan sedikit usaha. Tidak peduli apa yang orang lain katakan kepada Anda tentang Anda, Tuhan senang memberi tahu Anda dalam Firman-Nya siapa Anda di dalam Dia—dikasihi, berharga, bernilai, berbakat, berbakat, cakap, berkuasa, bijaksana, dan ditebus. Luangkan waktu sejenak dan ulangi sembilan hal itu dengan lantang. Katakan, “Saya dikasihi, berharga, berharga, berbakat, berbakat, cakap, berkuasa, bijaksana, dan ditebus.”’ Begitulah cara Tuhan melihat Anda, dan begitulah cara Anda perlu mulai melihat diri sendiri.
