PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar diskusi mendalam bersama Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (3/5). Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi transaksi keuangan dan pengawasan ketat aliran dana guna memastikan transparansi pemerintahan.
Dilansir dari Antara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut berlangsung dari siang hingga malam hari. Agenda ini turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai bagian dari koordinasi rutin bulanan antara kepresidenan dan PPATK.
Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Pengawasan ketat terhadap aliran dana menjadi prioritas untuk mendukung tata kelola negara yang bersih.
Baca juga : Istana Jadi Ruang Mimpi Pelajar
Presiden Prabowo menegaskan komitmennya agar setiap penggunaan anggaran negara dilakukan secara bertanggung jawab dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dieksekusi tepat waktu,” tegas Presiden Prabowo.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi. Dengan pengawasan rutin dari PPATK, diharapkan setiap transaksi keuangan negara dapat terpantau secara real-time dan meminimalisir risiko penyalahgunaan wewenang.
Pertemuan di Hambalang ini sekaligus mempertegas posisi pemerintah dalam memperkuat lembaga pengawas keuangan sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas ekonomi nasional.
Sumber : Media Indonesia
Foto : Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan rutin dengan PPATK di Hambalang.
(Dok. Sekretaris Kabinet)
