Melatih anak merupakan hal yang menantang sekaligus bermanfaat. Dengan membentuk sistem kepercayaan yang mendasarinya, Anda membantu otak mereka membangun jalur saraf permanen yang akan memandu pertumbuhan moral dan spiritual mereka.
Ahli saraf Andrew Newberg penulis buku Born to Believe, menjabarkan bahwa tahun- tahun yang paling penting adalah dari usia tujuh hingga sepuluh tahun. Saat itulah seorang anak memiliki minat terbesar untuk memahami konsep akan Tuhan. Sungguh suatu kesempatan yang sempurna!
Newberg juga menyarankan bahwa alat yang paling efektif untuk membangun keyakinan pada tahap ini adalah bercerita, bukan berkhotbah atau menggurui. Cerita yang menggabungkan prinsip-prinsip ilahi, perilaku moral, keberanian, iman, kasih sayang, dan pengampunan disambut baik, sebagai bahan-bahan yang mudah dicerna untuk membangun karakter Kristen.
Bercerita adalah cara Tuhan memerintahkan orang Israel untuk mengajar anak-anak mereka tentang jalan dan Firman-Nya. Kisah- kisah tentang Adam dan Hawa, Nuh, Daniel, Ester, Rut, dan Daud; tentang kelahiran, kehidupan, kematian, dan kebangkitan Kristus; tentang Yesus yang berjalan di atas air, membangkitkan orang mati, dan memberi makan 5000 orang, menggugah hati, minat, dan imajinasi anak-anak muda dan menanamkan prinsip-prinsip yang abadi!
Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa sistem kepercayaan orang dewasa sangat dipengaruhi oleh cerita yang mereka dengar saat tumbuh dewasa. Tanamkan cerita yang akan menjadi landasan bagi karakter mereka dan dasar bagi iman mereka seumur hidup.
Marilah kita mengingat dan menghormati orang tua kita yang telah berusaha keras untuk mengajarkan kita tentang yang benar dan yang salah. Tuhan memerintahkan kita untuk menghormati mereka, karena tanpa mereka, Anda tidak akan ada di sini saat ini.
