Tuhan memiliki segalanya. Jika Anda meragukannya, bacalah Kitab Suci ini:
‘“Kepunyaan–Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.’ (Hagai 2:8)
‘Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.’ (Mazmur 24:1)
‘Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang.’ (Yakobus 1:17)
‘Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.’ (1 Tawarikh 29:12)
Apa maksud ayat-ayat ini? Maksudnya adalah rekening bank atau sertifikat tanah boleh jadi atas nama Anda, tetapi Tuhan yang memiliki semuanya. Anda berkata, “Kalau begitu, siapakah saya?” Anda adalah pengelola yang diberikan kepercayaan oleh Tuhan, dan
pelaksana kehendak-Nya. Dapatkah seorang pengelola melakukan apa yang ia pilih terhadap harta warisan seseorang? Tidak, mereka diharuskan untuk mengelolanya atas nama orang lain. Dapatkah pelaksana melakukan apa yang ia pilih terhadap surat wasiat terakhir seseorang? Tidak, mereka diharuskan untuk mengikuti petunjuk yang diberikan dalam surat wasiat itu.
Dan jika Anda ingin mengetahui ketentuan kehendak Tuhan bagi hidup Anda, ketentuan itu dapat ditemukan dalam Firman-Nya. Dan semakin banyak Tuhan mempercayakan kepada Anda, semakin banyak pula yang Ia tuntut dari Anda. Yesus berkata,
‘Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.’ (Lukas 12:48)
