THE SOUND OF LIFE

Advertisement

Untuk mengasihi, Anda harus memaafkan

Mustahil mencintai seseorang sepenuhnya dan pada saat yang sama membenci orang lain. Anda tidak dapat memberikan cinta yang total ketika hatimu terbagi. Dan hati yang pahit adalah hati yang terbagi. Anda mungkin berpikir, ‘Pasangan saya adalah orang yang luar biasa, tetapi saya tidak bisa mencintainya.’ Lihatlah lebih dalam. Anda mungkin masih bereaksi terhadap masa lalumu dan menyimpan dendam terhadap orang lain yang menyakiti Anda. Itulah yang menghalangimu mencintai pasanganmu. Dan itu tidak adil. Banyak orang memiliki alasan yang dapat dibenarkan untuk kemarahan mereka.

Anda harus melupakan masa lalu untuk melanjutkan hidup di masa kini. Untuk mulai mencintai orang lain, Anda harus menutup pintu masa lalu. Dan itu tidak akan terjadi tanpa pengampunan! Jadi, maafkan mereka yang telah menyakiti Anda—demi kebaikan Anda sendiri, bukan karena mereka pantas menerimanya.

Lakukan itu agar hati Anda bisa kembali utuh. Orang-orang di masa lalu Anda tidak akan dapat menyakiti Anda kecuali Anda membiarkan mereka menyakiti Anda dengan menyimpan dendam terhadap mereka. Setiap kali Anda membenci seseorang, Anda memberikan mereka sebagian hati Anda, sebagian perhatian Anda, sebagian pikiran Anda. Apakah Anda ingin orang itu memilikinya? Tidak? Maka ambillah kembali dengan mengampuni.

Daripada mengulang- ulang luka dalam pikiranmu, lepaskanlah. Dan Anda tidak bisa pilih-pilih apa yang mau anda ampuni: ‘Saya akan memaafkan yang itu, tetapi saya tidak akan memaafkan yang ini.’ Alkitab mengatakan, ‘Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.’ (Kolose 3:13)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *