Untuk mengidentifikasi kehendak Tuhan bagi hidup Anda, Anda harus memahami dua hal dengan jelas:
(1) Tujuan Anda. Ketika berhadapan dengan salib, Yesus mengatakan, ‘Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini.’ (Yohanes 18:37) Gairah Anda adalah area kehidupan yang membuat Anda bersemangat. Bisa jadi itu adalah kelaparan dunia, atau pensiunan yang terabaikan, atau pendidikan.
Anda melihat anak-anak kecil tumbuh di daerah yang kekurangan dana, dan mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk berkembang, dan itu hanya akan membunuh Anda. Atau ibu-ibu yang tidak menikah, atau Injil yang diberitakan dengan tidak jelas. Daripada menemukan gairah Anda mencari peluang dan keterampilan Anda, terkadang Anda akan menemukannya di area luka dan bekas luka Anda.
Dari orang-orang yang berjuang melawan kecanduan, hingga mereka yang telah menghabiskan waktu di penjara, hingga mereka yang berjuang melawan gangguan emosional—ada begitu banyak area. Tuhan tidak akan menyia-nyiakan luka.
(2) Mitra Anda. Yesus memanggil dua belas murid, lalu Ia mengutus mereka dalam misi singkat berdua-dua agar mereka dapat pergi bersama-sama. Jadi, selain hasrat, kekuatan,dan luka Anda, Anda membutuhkan orang-orang dalam hidup Anda yang akan menyemangati Anda, memuji Anda, dan mengambil bagian dalam apa yang Anda lakukan. Paulus mengungkapkan hasratnya: ‘Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.’ (Roma 10:1)
Paulus juga mengetahui mitranya: ‘Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu. Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini.’ (Filipi 1:3, 5) Jadi, kata yang tepat untuk hari ini adalah—ketahui tujuan Anda, kenali mitra Anda.
