John Maxwell berkata: ‘Kebanyakan pemimpin berfokus pada dua hal: visi dan hasil akhir. Visi adalah hal yang biasanya paling menggairahkan kita, dan dengan memperhatikan hasil akhir, kita bisa tetap bertahan dalam bisnis. Namun, di antara visi dan hasil akhir, ada banyak orang dalam organisasi Anda… Jika Anda mengabaikan orang-orang dan hanya memperhatikan dua hal lainnya, Anda akan kehilangan orang- orang dan visi dan juga hasil akhir. Namun, jika Anda berfokus pada orang-orang, Anda berpotensi memenangkan orang-orang, visi, dan hasil akhir.’
Alkitab menggabungkan dua hal ini: ‘Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat… biarlah rohmu menyala- nyala dan layanilah Tuhan.’ (Roma 12:10– 11)
Konsultan bisnis Jim Collins saat mempelajari perusahaan-perusahaan besar, ia menemukan ‘pemimpin top.’ Para pemimpin ini menolak untuk menerima pujian atas prestasi organisasi mereka. Mereka dengan rendah hati memberikan pujian kepada karyawan mereka. Banyak pemimpin mengatakan bahwa mereka menghargai orang-orang dan pelanggan mereka.
Itu adalah hal yang siapa pun dapat mengatakannya. Namun, jika Anda ingin mengetahui apakah ini adalah nilai yang sebenarnya dianut oleh organisasi Anda, Tanyakan pada mereka diluar organisasi Anda. Jawaban mereka akan menunjukkan gambaran yang paling tepat.
Mungkin Anda lebih mengenal hati Anda daripada orang lain, semuanya dimulai dari diri Anda sendiri. Tanyakan kepada diri Anda, ‘Apakah saya menghargai orang lain?’ Jika ya, hal itu akan terlihat dari cara Anda memperlakukan mereka. Jika Anda memperlakukan mereka dengan benar, Tuhan akan memberkati usaha Anda. Alkitab berkata, ‘Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.’ (Amsal 10:22)
