Buku tentang menolong diri sendiri terkadang menyatakan bahwa Anda dapat mengubah hidup Anda dalam lima atau sepuluh langkah sederhana. Dibutuhkan lebih dari itu untuk membuat perubahan besar dan bertahan lama dalam hidup Anda. Pertama, perubahan terjadi dengan memanfaatkan kekuatan yang lebih besar dari kekuatan Anda sendiri—kekuatan Tuhan. Paulus menulis: ‘Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.’ (Filipi 4:12–13)
Kedua, perubahan datang dari kerja keras dan usaha yang mantap dan penuh tekad. ‘Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.’ (Galatia 6:9) Kuncinya adalah memahami bahwa hari yang buruk tidak membuat Anda gagal; itu tidak bertahan lama, ini hanya hari yang buruk. Setelah Anda memilikinya, dan kita semua memilikinya, Anda baru mulai kembali ke jalur yang benar keesokan harinya.
Jangan menyerah. Jangan pernah berhenti dan selalu bangkit Ketika anda mengalami kejatuhan. Besok adalah hari yang baru. Yang penting sekarang adalah komitmen anda untuk membuat perubahan dalam hidup Anda dan memulai dari awal yang Anda tinggalkan. Jika perlu, carilah pengampunan Tuhan, berdamailah dengan diri Anda sendiri, dan mulailah melangkah maju lagi. Jadikan tujuan Anda sebagai fokus Anda, bukan fakta bahwa Anda tergelincir. Jangan terjebak menyalahkan orang lain atau diri sendiri. Biarkan saja dan lanjutkan. Sadarilah bahwa lain kali Anda menghadapi situasi sulit— dan Anda akan menghadapinya—dengan kekuatan Tuhan, Anda akan mengatasinya dengan lebih baik.
