THE SOUND OF LIFE

Advertisement

Diberi energi oleh pekerjaan Tuhan

Tidak ada seorang pun yang memiliki lebih banyak energi daripada Yesus. Ia bangun pagi, begadang, dan terkadang berjaga semalaman. Dari mana Ia memperoleh semua energi itu? Jawabannya ditemukan dalam sebuah dialog yang menarik. ‘Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: “Rabi, makanlah.” Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.” Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?” Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.”’ (Yohanes 4:31–34)

Ketika Anda melihat kata “makanan”, Anda mungkin langsung memikirkan energi, karena makanan merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Dan di sinilah Yesus memberikan sebuah pelajaran yang sangat penting: melakukan kehendak Tuhan memberi energi bagi kehidupan. Jadi, bagaimana Anda menjaga diri tetap berenergi? Dengan tetap berada dalam kehendak Tuhan. Terlibat dalam panggilan yang Tuhan tetapkan dan mengejar mimpi yang berasal dari-Nya akan memberikan dorongan serta kekuatan yang luar biasa. Tidak ada yang lebih menguatkan daripada hidup sesuai dengan tujuan Allah. Jangan hanya bertobat dari melakukan apa yang salah; gantilah dengan melakukan apa yang benar.

Paulus menulis: ‘Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.’ (1 Korintus 15:58) Jika dosa adalah pemborosan energi—dan memang demikian adanya—maka menemukan serta menjalani tugas ilahi yang Tuhan percayakan kepada Anda adalah salah satu sumber kekuatan dan semangat terbesar dalam hidup.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *