Sungguh pertanyaan yang luar biasa yang Yesus ajukan kepada orang lumpuh ini: “Maukah engkau sembuh?” (Yohanes 5:6). Siapa yang tidak ingin?
Anda mungkin terkejut!
Kay Arthur bercerita tentang suatu hari saat berpapasan dengan seorang pengemis di sebuah jalan di Kota Tua Yerusalem. Saat ia duduk mengemis, celananya ditarik ke atas untuk memperlihatkan lukanya yang mengerikan. Ia menulis:
“Jantung perawatku membuat kakiku berhenti melangkah. Aku ingin membungkuk dan melindungi luka yang terbuka dari debu. Luka itu harus dicuci dan diobati oleh seseorang yang peduli.”
Temannya dengan lembut memegang sikunya dan mendorongnya untuk melanjutkan perjalanan. Ia adalah seorang turis dan belum memahami keadaan di sana. Kemudian temannya menjelaskan bahwa pria itu tidak ingin disembuhkan. Ia mencari nafkah dari lukanya!
Kay Arthur melanjutkan:
“Saat aku menoleh ke belakang, aku melihat sekilas seseorang yang tidak seperti seharusnya.”
Pria yang terbaring tak berdaya di dipan di tepi kolam Bethesda telah berada di sana selama 38 tahun.
Pertanyaannya adalah: Berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum suatu masalah menjadi cara hidup?
Yesus berkata kepadanya, “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” (Yohanes 5:8).
Kesimpulannya adalah bahwa inilah saatnya untuk bangun dan bekerja—menjadi ayah bagi anak-anak Anda, suami bagi istri Anda, kontributor bagi masyarakat Anda, serta menjadi solusi bagi masalah orang lain. Inilah saatnya untuk bertanggung jawab atas hidup Anda.
Apakah Anda membiarkan keadaan masa lalu atau masa kini menghambat Anda untuk melangkah maju?
Jika Yesus bertanya kepada Anda, “Apakah Anda ingin sembuh secara emosional, fisik, dan spiritual?”, apa jawaban Anda?
Hari ini, biarkan Yesus menyembuhkan Anda!













Leave a Reply