Cirebon – Arus mudik menjelang Lebaran di wilayah Daop 3 Cirebon terus menunjukkan peningkatan signifikan. Pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3/2026), tercatat sebanyak 9.439 penumpang tiba di sejumlah stasiun di wilayah ini. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga malam hari.
Selama enam hari terakhir, tren kedatangan penumpang terus meningkat dengan rata-rata harian mencapai 8.000 penumpang. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon pada hari yang sama tercatat sebanyak 4.436 pelanggan.
Secara kumulatif, sejak 11 hingga 20 Maret 2026, total penumpang yang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 136.260 orang. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 93.048 pelanggan. Adapun puncak kedatangan tertinggi terjadi pada 19 Maret 2025 dengan jumlah 11.441 penumpang.
Dari sisi penjualan tiket, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 68.285 tiket telah terjual atau sekitar 67 persen dari total kapasitas 102.300 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 11–20 Maret 2026.
Lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang terbanyak di wilayah ini antara lain Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, Jatibarang, dan Haurgeulis.
Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, KAI mengoperasikan sebanyak 171 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon, terdiri dari 131 perjalanan KA reguler dan 40 perjalanan KA tambahan.
KAI juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api agar segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya, mengingat ketersediaan tiket masih cukup banyak.
Selain itu, penumpang diingatkan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan. Kepadatan arus lalu lintas, terutama di jalur Pantura Cirebon yang saat ini dipadati pemudik kendaraan roda dua dan roda empat, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
“Beberapa ruas jalan menuju Stasiun Cirebon maupun Cirebon Prujakan saat ini mengalami kepadatan. Pelanggan disarankan memperhitungkan waktu tempuh dari rumah ke stasiun agar tidak terlambat. Kami juga menyarankan agar boarding dilakukan minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan,” ujar Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.
