Dalam Alkitab, Setan disebut ‘si penggoda’ dan ‘si penuduh’. Pertama, dia akan menggoda Anda, dan ketika Anda gagal, dia akan menuduh Anda. Dia ingin Anda merasa tidak layak dan didiskualifikasi di mata Tuhan. Tetapi Anda tidak!
‘Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.’ (Ibrani 4:15–16) Ketika Anda gagal, Anda dapat menghadap Tuhan dengan percaya diri, mengetahui bahwa Dia tidak hanya akan mengampuni Anda tetapi juga memberikan rahmat yang memampukan untuk membantu Anda mengatasi godaan di waktu berikutnya. Kita semua menghadapi godaan; itu adalah bagian kehidupan yang tidak dapat dihindari.
Bahkan orang-orang percaya yang telah berjalan bersama Tuhan selama bertahun- tahun pun menghadapinya. Wilayah pencobaan mereka mungkin berbeda dengan wilayah Anda, namun Setan tidak memberikan kebebasan kepada siapa pun di antara kita. Namun, Anda bisa mengatasi godaan. Salah satu langkah pertama untuk menaklukkannya adalah dengan mulai mengatakan hal yang benar.
Alkitab mengatakan, ‘Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.’ (Amsal 18:21) Kata- kata Anda memberi kehidupan pada apa yang Anda katakan. Jadi, mulailah berbicara Firman Tuhan. kata Yesus, ‘Aku telah memberikan kuasa kepada kamu… untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.’ (Lukas 10:19) Minta janji itu hari ini; karena apa yang Tuhan janjikan, Dia akan memberi Anda kekuatan untuk melaksanakannya.
