THE SOUND OF LIFE

Advertisement

Jangan kehilangan gairahmu terhadap Tuhan

Setiap orang memiliki tujuan hidup yang terhubung dengan waktu dan musim yang telah Tuhan tetapkan. Artinya, setiap panggilan memiliki awal dan akhirnya sendiri. Ada tujuan Tuhan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat, tetapi ada pula yang membutuhkan perjalanan seumur hidup.

Kita tidak akan selalu dapat melakukan apa yang kita kerjakan hari ini, atau melakukannya dengan kekuatan yang sama seperti sekarang. Karena itu Firman Tuhan berkata:

“Selama umurmu kiranya kekuatanmu.”
Ulangan 33:25

Prinsip inilah yang membuat banyak atlet hebat beralih menjadi pelatih ketika masa pertandingan mereka berakhir. Mereka memahami bahwa setiap musim memiliki tujuan yang berbeda.

Ada tiga hal penting yang perlu kita ingat:

  1. Pahami dan maksimalkan musim yang sedang Anda jalani saat ini.
    Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan hari ini. Lakukan yang terbaik selama pintu itu masih terbuka.
  2. Beralihlah dengan anggun ketika satu musim berakhir.
    Jangan terus berpegang pada masa lalu. Ketika Tuhan membuka musim yang baru, belajarlah melepaskan yang lama dan melangkah dengan iman.
  3. Nikmati setiap musim kehidupan.
    Baik musim menabur maupun menuai, musim memimpin maupun mendampingi, semuanya memiliki nilai dan tujuan dalam rencana Tuhan.

Kisah Elia dan Elisa memberikan pelajaran yang menarik. Elia mewariskan jubah pelayanannya kepada Elisa sebagai tanda estafet kepemimpinan. Sementara itu, Rasul Paulus tidak hanya membimbing Timotius, tetapi juga mengajarkan pentingnya meneruskan pelayanan kepada generasi berikutnya. Ia berkata:

“Apa yang telah engkau dengar dariku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.”
2 Timotius 2:2

Menjelang akhir hidupnya, Paulus tidak menyesali bahwa musim pelayanannya telah berakhir. Sebaliknya, ia bersyukur karena telah menyelesaikan tugas yang Tuhan percayakan kepadanya.

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran.”
2 Timotius 4:7–8

Kenyataannya, Tuhan memberikan kasih karunia yang cukup untuk setiap musim kehidupan yang sedang kita jalani. Ketika satu musim selesai, Dia juga menyediakan kasih karunia yang baru untuk memasuki musim berikutnya. Karena itu, jangan takut menghadapi perubahan. Tetaplah peka terhadap tuntunan Tuhan dan beranilah melangkah ketika Dia memanggil Anda memasuki babak yang baru dalam kehidupan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *