RADIO SUARA GRATIA 95.9 FM

THE SOUND OF LIFE

Advertisement

Mengatasi masalah dalam hubungan

Setiap hubungan yang berharga dapat mengalami masalah. Dengan mengingat hal itu, penting untuk menyadari hal-hal berikut:

(1) Masalah tidak dapat dihindari, normal, dan bisa bermanfaat. Masalah tidak dapat dihindari karena hubungan mempertemukan orang-orang yang sangat berbeda. Masalah merupakan hal yang normal karena semua hubungan, termasuk hubungan yang baik sekalipun, mengalami pasang surut. Selain itu, masalah juga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat karena, jika ditangani secara efektif, hubungan justru dapat bertumbuh menjadi lebih kuat.

(2) Secara umum, ada tiga gaya dalam menyelesaikan masalah.

(a) Gaya menghindar. Mereka adalah tipe orang yang tidak suka menghadapi konflik. Mereka cenderung memendam perasaan tanpa menyadari bahwa perasaan tersebut pada akhirnya akan muncul kembali. Mereka berubah dari pendiam, menjadi pemarah, lalu meledak. Akibatnya, timbul dampak negatif secara mental, emosional, maupun fisik. Sementara itu, masalah terus berkembang, dan persoalan yang tidak pernah diselesaikan perlahan menggerogoti hubungan.

(b) Gaya menyerang. Mereka adalah orang-orang yang memilih menyerang sebelum diserang. Mereka adalah pejuang yang tidak mau mengalah sehingga akhirnya saling melukai, bahkan meninggalkan luka yang sulit disembuhkan. Alkitab berkata, ‘Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.’ (Galatia 5:15) Mengapa? Karena serangan hanya akan memicu serangan balasan, dan pada akhirnya tidak ada masalah yang benar-benar terselesaikan.

(c) Gaya pendekatan/tegas. Mereka adalah orang-orang yang memegang prinsip bahwa “tidak ada harga yang terlalu tinggi untuk mempertahankan hubungan yang baik.” Mereka peka terhadap perasaan orang lain, tetapi tetap bersikeras bahwa kedua belah pihak harus menghadapi persoalan penting secara langsung. Mereka menghindari sikap saling menyalahkan, memilih menyerang masalah, bukan pribadi, serta mengajak orang lain bekerja sama untuk menemukan solusi dan memperkuat hubungan. Cobalah cara ini—karena cara ini berhasil.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *