Mudah-mudahan Anda yakin bahwa kekuatan yang muncul dari merenungkan Firman Tuhan adalah kekuatan yang Anda perlukan dalam hidup Anda. Tapi mungkin Anda seorang pemula, dan Anda memerlukan titik awal. Anda berpikir, ‘Ya, saya tahu saya perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk merenungkan Firman Tuhan, tapi bagaimana caranya?’
Berikut beberapa ide untuk Anda mulai:
- Renungkanlah berkat Tuhan. ‘Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!’ (Mazmur 103:1–2) Meditasi mengarah pada hati yang bersyukur.
- Renungkan hubungan Anda dengan Tuhan. ‘Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.’ (Roma 8:15–16)
- Renungkan kasih Tuhan kepada Anda. ‘Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan- Mu dan kemuliaan-Mu. Sebab kasih setia- Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu. Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji. Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, — sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap- Mu aku bersorak-sorai.’ (Mazmur 63:3–8)
Anda dapat merenungkan janji-janji Tuhan untuk melindungi Anda, membimbing Anda, memberi petunjuk, mengoreksi Anda, atau memberkati Anda. Intinya adalah, Anda harus memulai!
