THE SOUND OF LIFE

Advertisement

Mengetahui kapan tidak boleh berbicara

Kebutuhan orang lain untuk tahu tidak seharusnya menentukan kebutuhan Anda untuk berbicara. Ketika seorang teman Yesus ingin menghentikan penangkapan- Nya, Yesus berkata, ‘Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?’ (Matius 26:53) Ketika Yesus berdiri di ruang pengadilan Pilatus, sebenarnya Pilatus tidak memiliki kuasa; Yesuslah yang memilikinya! Namun, Alkitab mengatakan bahwa Yesus ‘Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya.’ (Yesaya 53:7)

Dia hanya berdiri dan tidak berkata apa-apa. Mengapa? Karena bukan Yesus yang diadili melainkan Pilatus. Yesus tahu takdir-Nya, dan, yang lebih penting, Dia mengenal Bapa surgawi-Nya secara dekat. Dan ketika Anda mengenal Tuhan, Anda dapat menghadapi apa pun dengan keyakinan—dan merasa bebas untuk tidak berkata apa-apa.

Terkadanghalyangpalingbijakadalahberkata, ‘Saya belum punya jawabannya sekarang. Tapi saya akan memikirkannya, berdoa, dan menghubungi Anda lagi.’’ ‘Orang yang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan.’ (Amsal 12:23) Ketika orang- orang merasa cemas dan ingin jawaban segera, mereka bisa menekanmu agar berbicara sebelum kamu benar-benar tahu fakta lengkapnya atau punya waktu untuk berdoa dan mempertimbangkannya dengan saksama.

Jika Anda bertanya kepada Tuhan, Dia akan memberi tahu Anda apa yang harus dikatakan dan kapan untuk mengatakannya. Janji-Nya adalah, ‘Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku.’ (Yesaya 51:16) Tenanglah dan mintalah hikmat dari Tuhan. Satu pemikiran dari Tuhan saja bisa menyelesaikan masalah dengan cepat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *