Salah satu faktor penentu terbesar dalam keberhasilan suatu usaha adalah ketekunan. Keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh seberapa keras Anda berusaha, tetapi juga oleh seberapa lama Anda tetap bertahan dalam usaha tersebut.
Kita sering kali melebih-lebihkan apa yang dapat dicapai dalam waktu singkat. Namun, menurut Mark Batterson, kita juga “meremehkan seberapa banyak yang dapat kita capai dalam jangka panjang.” Mengapa demikian? Karena usaha memiliki efek eksponensial. Semakin giat Anda bekerja dan semakin lama Anda bertahan, semakin besar pula hasil yang akan Anda peroleh.
Sebuah penelitian yang melibatkan siswa kelas satu di Jepang dan Amerika memberikan gambaran yang menarik. Anak-anak diberi sebuah teka-teki yang sulit, sementara para peneliti mengukur berapa lama mereka bertahan sebelum menyerah. Rata-rata, anak-anak Amerika mencoba selama 9,47 menit, sedangkan anak-anak Jepang bertahan selama 13,93 menit—selisih sekitar 47 persen.
Lalu, menurut Anda, negara mana yang dikenal memiliki prestasi matematika yang lebih tinggi?
Keberhasilan dalam bidang apa pun merupakan hasil dari kemauan untuk berusaha lebih keras dan bertahan lebih lama. Tidak ada pengganti untuk ketekunan, dan tidak ada jalan pintas menuju keberhasilan. Baik dalam olahraga, akademik, musik, matematika, maupun pelayanan, setiap keterampilan hanya dapat dikuasai melalui latihan yang konsisten, komitmen yang kuat, dan ketekunan selama bertahun-tahun.
Renungkanlah sejenak.
Apakah ada ide-ide dari Tuhan yang pernah Anda tinggalkan? Apakah ada hasrat ilahi yang dahulu begitu membara, namun kini mulai padam? Atau mungkin ada impian yang Tuhan tanamkan dalam hati Anda, tetapi kini hanya tersisa sebagai kenangan karena ketidaktaatan atau rasa putus asa?
Jangan menyerah. Teruslah melangkah. Cobalah lebih sungguh-sungguh, lalu bertahanlah lebih lama. Tuhan menghargai hati yang setia dan tekun. Pada waktu-Nya yang tepat, apa yang ditabur dengan kesetiaan akan menghasilkan tuaian yang indah.













Leave a Reply